Friday, April 17, 2015

apa sebenernye beda antara kresten dengan eslam.



=Perbedaan umat Tuhan dg umat Iblis=
Penanya: Pak Arif, bukankah agama Kristen dan Islam keduanya sama-sama ingin mendominasi dunia?
Arif: Tidak benar. Berdasarkan yg saya baca dari Injil, Yesus tidak mengajarkan umatnya untuk TAMAK DUNIA, apalagi memerintahkan umatnya menyerang negara-negara lain untuk dijarah dan dijajah.
Ini salah satu pesan Yesus kepada umatnya:
Matius 6:19-20
"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya."
Yesus mencari umat untuk mentobatkannya dan menyadarkannya akan arti dosa. Tetapi Muhammad mencari umat untuk diajak perang (membunuh dan merampok) umat lain.
Ketika Muhammad masih tinggal di Mekkah (sebelum hijrah ke Medinah), Muhammad mengiming-imingi orang-orang Arab dari bani Bakar dengan kekayaan, kekuasaan atas dunia dan seks (meniduri wanita-wanita kafir) agar mereka mau jadi pengikutnya. Berikut petikannya dari Sirah yg ditulis Ibnu Kattir:
"Allâh memeliharamu dan Dia akan melindungimu sampai kau merampas rumah² mereka (=orang-orang non-Arab), meniduri wanita² mereka dan memperbudak anak² mereka. Lalu sembahlah Allâh tiga kali dan tiga puluh kali, lalu berterimakasihlah padaNya tiga kali dan tiga puluh kali, dan katakan Dia maha besar empat kali dan tiga puluh kali. (Al-Sirah Al-Nawabiyah Ibnu Kattir hal. 107)
Di dalam hadist sahih Bukhari juga terekam janji-janji itu:
Hadis Sahih Bukhari, Volume 4, buku 52, nomer 267
Sang Nabi berkata,"Khourau (raja Persia) akan hancur, dan tiada Khousrau lagi setelah dia (maksudnya generasi penerusnya), dan Caesar (kaisar Romawi) pasti akan hancur dan tiada Caesar lagi setelah dia, dan kalian (=muslim) akan menghabiskan harta² mereka di jalan Allâh."
Hadis Sahih Bukhari, Volume 4, Buku 56, Nomer 793
Sang Nabi berkata, "Jika kalian (=muslim) hidup cukup panjang, maka harta² Khosrau (raja Persia) akan dibuka dan diambil sebagai harta jarahan. Kau akan membawa banyak emas dan perak."
Ketika Muhammad berbaiat dengan orang-orang Aus dan Kazraj (=orang-orang Anshar Medinah) di Aqabah (ketika itu Muhammad belum hijrah ke Medinah), inilah isi baiatnya:
"Sesungguhnya kalian membait orang ini (=Muhammad) untuk memerangi orang-orang berkulit merah dan orang-orang berkulit hitam." (Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid 1 Hal. 404)
Penjelasan Sejarawan Ibnu Ishaq mengenai Baiat Perang Aqabah, dalam Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid 1 Halaman 410:
Ibnu Ishaq berkata, "Pada bait untuk perang -ketika Allah mengizinkan Rasul-Nya berperang- terdapat syarat-syarat yang lain selain syarat-syarat pada baiat Al-Aqabah Pertama, karena baiat pertama adalah seperti bait kaum wanita. Baiat Al-Aqabah Pertama dinamakan baiat kaum wanita, karena Allah Ta'ala tidak mengizinkan Rasul-Nya berperang. Ketika Allah Ta ala telah mengizinkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berperang dan kaum Anshar membaiat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam di Al-Aqabah Kedua untuk memerangi orang-orang berkulit sawo matang dan merah, maka Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengambil untuk dirinya, memberi persyaratan-persyaratan kepada kaum Anshar dan menjanjikan surga untuk mereka jika mereka memenuhi syarat-syarat baiat."
Jadi jauh sebelum Muhammad memiliki kekuatan bersenjata, dia sudah bercita-cita ingin menguasai dunia. Mengaku nabi utusan dewa Owo hanyalah salah satu trik dia agar orang-orang Arab bersedia mendukung cita-citanya itu. Hal itu kembali terungkap pada waktu Perang Parit, ini yang Muhammad katakan untuk menguatkan hati para pengikutnya yg mulai ketakutan karena Medinah dikepung oleh orang-orang Quraish yg ingin membalas dendam atas perampokan-perampokan yg Muhammad lakukan terhadap para pedagang mereka:
"Adapun sinar pertama, dengannya Allah akan menaklukkan Yaman untukku. Adapun sinar kedua, dengannya Allah akan menaklukkan Syam dan negeri-negeri barat untukku. Sedang sinar ketiga, dengannya Allah akan menaklukkan negeri-negeri timur untukku'." (Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid 2 Halaman 186-187)
Ibnu Ishaq berkata, "Orang yang tidak aku ragukan kejujurannya berkata kepadaku dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu yang berkata ketika negeri-negeri yang disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tersebut ditaklukkan pada masa pemerintahan Umar bin Khaththab, Utsman bin Affan, dan pemerintahan sesudahnya, `Taklukkan negeri mana saja yang kalian inginkan, karena demi Dzat yang jiwa Abu Hurairah berada di tangan-Nya, tidaklah kalian menaklukkan salah satu kota hingga Hari Kiamat, melainkan Allah telah memberikan kunci-kuncinya kepada Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam sebelum itu'."
Pernyataan Abu Hurairah itu selaras dengan apa yang diucapkan Muhammad di dalam hadist sahih Muslim:
Hadis Sahih Muslim, Book 004, Number 1066:
Abu Huraira melaporkan: Rasul Allah berkata "aku telah dibantu teror (dalam hati musuhnya); aku telah menerima firman2 yang pendek tapi jelas artinya, dan ketika aku tidur aku diberikan kunci2 harta benda dunia yang diletakkan di tanganku."
Catat ucapan Muhammad di atas: "ketika aku tidur aku diberikan kunci2 harta benda dunia yang diletakkan di tanganku."
Ini jelas bertolak belakang dari apa yang Yesus ajarkan kepada umatnya. Muhammad mengajarkan umatnya TAMAK DUNIA sementara Yesus mengajarkan umatnya untuk RELA MELEPASKAN DUNIA ini agar terbebas dari MURKA TUHAN pada hari kiamat:
Matius 16:
24 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
25 Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
26 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?
27 Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.
Penanya: Jadi Islam mencari pengikut sebanyak-banyaknya karena Islam butuh personel untuk dijadikan TENTARA JIHAD? Pantas saja setiap muslim diajarkan untuk beranak pinak sebanyak mungkin, dan mereka selalu berharap kelak anak-anak mereka akan menjadi mujahid-mujahid muda bagi kejayaan agama Islam.
Kristen juga mencari pengikut, tapi bukan agar AGAMA KRISTEN berkuasa, tetapi untuk membantu manusia mendapatkan pengertian tentang arti hidup yang sebenarnya.
Islam mencari pengikut untuk dijadikan abdi/budak agama, yg bisa diandalkan untuk menolong/memperjuangkan KERAJAAN ISLAM hingga berkuasa di dunia,
sedangkan Kristen mencari pengikut untuk ditolong agar mereka mendapatkan pencerahan moral.
Apakah benar begitu?
Arif: Benar itu maksud saya. Islam mencari manusia sebanyak-banyaknya untuk dijadikan pengikutnya bukan untuk kebaikan manusia melainkan semata-mata untuk kepentingan Islam sendiri.
Mereka yg sudah berhasil direkrut oleh Islam, kemudian dijadikan TENTARA JIHAD untuk berperang memerangi orang-orang di luar Islam.
Tetapi Kristen mencari pengikut bukan untuk dijadikan TENTARA PEMBUNUH melainkan untuk diperkenalkan kepada Yesus sehingga mereka bisa berubah cara hidupnya menjadi lebih baik.
Tujuan mendominasi dunia itu hanya ada di Islam, tidak di agama-agama lain.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...