Sunday, January 29, 2017

olo n mamad Penista Agama Nomer Wahid


Copy from Duladi Samarinda fanspage.
= Awloh, Penista Agama Nomer Wahid =
Assalamu’alaika saudara2ku ikhwan fillah
Belakangan ini, media2 sosial dan oanline disibukkan dengan berita2 tentang seorang Kepala Pemerintahan TOP BUKAN ISLAM yang telah diduga telah MENISTA AGAMA Islam. Beritanya sedemikian heboh, bahkan sampai mampu memicu gelombang protes yang KATANYA sampai diikuti oleh sebanyak 7,5 juta ummat muslim.
Wallahuallam Bisshawab .... Hanya tembang alam yang bisa menjawab ...
Tetapi ... bagaimana jika Islam itu telah dihina oleh pemeluk agamanya sendiri ? Mampukah 7,5 juta ummat itu merelakan tenaga, pikiran, waktu dan uangnya untuk memprotesnya ?
Bagaimana dengan kasus beberapa perempuan muda yang menghina gerakan shalat dengan menggunakan lagu2 pop ?
Bagaimana perkembangan kasus seorang pemuda yang menirukan suara adzan dengan irama musik rock tempo hari ?
Bagaimana pula perkembangan kasus beberapa pemuda yang menirukan gerakan shalat dengan bertelanjang dada dan hanya bercawat saja ?
Di sinilah kita semua menyaksikan praktek penerapan STANDAR GANDA yang dilakukan oleh kaum muslimin wal muslimat.
Salahkah mereka ? Tidak.
Karena justru yang mempelopori PENERAPAN STANDAR GANDA itu justru Awloh sendiri, kemudian diikuti oleh junjungan kaum muslimin, sang NABEE Baginda Rasul Yang Mulia Muhammad.
Sudah terlampau sering para pembaca FANSPAGE DULADI SAMARINDA membaca perilaku para penolong Awloh dan rasulnya berang lagi murka, kalau ada postingan2 NON MUSLIM yang membongkar kebusukannya ajaran2 Islam. Segala macam sumpah serapah dan kata2 mutiara serta kebun binatangpun terlontar dengan lancarnya secara massal lagi keroyokan, walaupun sebenarnya mereka ndak bisa membantah dengan dalil2 phytagoras yang sehat lagi mumpuni, apalagi dengan modal Alquran yang sudah semakin ketahuan banyak BUALAN dan SESATnya itu.
Para penolong Awloh murka ... dikid2 berteriak “Duladi Menista Agama” ... “Duladi Menghujat Islam” .... “Duladi Menghina Nabi” ....
Kalau ada orang yang menggambar wajah Muhammad ... langsung dituduh menghujat Sang Nabee Baginda Kanjeng rasul... akan tetapi kalau menista iman orang lain ... mereka lakukan dengan sadar.
Hal ini sangat saya maklumi, karena TABIAT STANDAR GANDA itu sudah dlakukan dan dipelopori oleh pengarang Alquran itu sendiri. Inilah yang tidak disadari oleh kaum muslimin idiot itu.
Sadarkah kaum muslimin wal muslimat ... bahwa Alquran adalah SATU-SATUNYA kitab SUCI yang mengkafirkan orang-orang yang TIDAK SEPANDANGAN dan SEIMAN dengan Islam ?
Sadarkah kaum muslimin wal muslimat ... bahwa Awloh adalah satu2-nya sosok Ilah yang MENGHINA orang2 yang tidak sependapat dan tidak mau mengimaninya sebagai Ilah sebagai KERA dan BABI ?
Sadarkah kaum muslimin wal muslimat ... bahwa Awloh sudah memerintahkan kaum pengikutnya untuk menjauhi bahkan mengangkat kaum Yahudi dan Nashrani sebagai sahabat, wali bahkan sebagai pemimpin kaum muslim ?
Sadarkah kaum muslimin wal muslimat ... bahwa Awloh SUDAH DEMIKIAN BIADABnya, menyuruh kaum muslim untuk memenggal kepala kaum KAFIR, memutuskan Ujung Jari kaum Kafir, menimpakan kekerasan atas kaum Kafir ?
Sadarkah kaum muslimin wal muslimat ... bahwa Awloh sudah memerintahkan ummatnya untuk MENGAMPUNI kaum KAFIR jika kaum Kafir MEMBAYAR PAJAK (JIZYAH) dan mengikuti agama Islam ?
Sadarkah kaum muslimin wal muslimat ... ahhhh, sudahlah !
Sangat tegas dan kelihatan sekali, bahwa Islam itu MENANAMKAN sifat MAU MENANG SENDIRI, bahwa Islam itu adalah DOKTRIN Anti Kemapanan, DOKTRIN Anti Demokrasi serta DOKTRIN RASISME.
Beatapa kaum Non Islam sudah merasakan efek dari semua DOKTRIN SESAT ISLAM ini dalam SETIAP LINI KEHIDUPAN. Sering kita mendengar PERINTAH kaum Ulama untuk TIDAK BERDAGANG dengan KAFIR, untuk MENARIK SEMUA UANG SIMPANAN kaum muslim dari Bank2 Non Muslim, lalu kemudian menyetorkannya ke Bank2 yang ber-label “SYARIAH” ... bahkan sering Non Muslim merasa “terhina” karena muslim2 bahlul hasil cuci otak kaum ulama bahkan ‘BERSALAMAN’ saja enggan dengan mereka.
Lalu STANDAR GANDA-nya di mana ?
Lihatlah, bagaimana bangganya kaum muslim MEMAKAI dan MENUAI KEUNTUNGAN dari produk2 ciptaan KAFIR. Saya rasa, tak perlu saya menuliskan apa2 saja produk2 kafir yang dengan bangga dipakai oleh kaum muslim bahlul itu.
Kita juga baru2 ini membaca, betapa sebuah ORGANISASI MASSA dengan NEKAT MEMBUBARKAN IBADAH KEBAKTIAN Kristen di Bandung. Beribadahpun harus MINTA IZIN KEPADA MANUSIA ? Orang beribadah itu HARUS DIGERUDUK laksana para BEGAL oleh orang2 yang mengaku sebagai PEMBELA AGAMA ISLAM ?
Lalu STANDAR GANDAnya di mana ?
Para PEMBELA AGAMA AWLOH itu melarang kebaktian orang Kristen di Bandung itu dengan alasan bahwa “untuk beribadah, orang Kristen HARUS MELAKUKANNYA DI GEREJA, BUKAN DI TEMPAT UMUM”. Menyedihkan sekali karena ini terjadi di saat mana MUI sudah mengeluarkan FATWA bahwa untuk SHOLAT diperbolehkan dilakukan DI JALAN RAYA.
Jemaat Kristen di Bekasi, berkali2 dilarang melakukan ibadah KARENA penduduk merasa TERGANGGU dan BISING akibat NYANYI-NYANYIAN orang Kristen.
Aneh bukan ? Orang Kristen beribadah di Gereja hanya di hari Minggu, sementara PEKIKAN TOA mengumandangkan PANGGILAN SHALAT (ADZAN) DILAKUKAN 5 x dalam sehari, oleh setiap Mesjid atau Langgar. Belum lagi suara2 pengajian yang DIKUMANDANGKAN sebelum Adzan. Berapa menitkah ummat Non Muslim TERGANGGU dalam sehari oleh RITUAL ISLAM ini ?
Beberapa waktu yang lalu, telah terjadi peristiwa Gempa 6,5 pada skala Richter di daerah Pidie Jaya, Atjeh. Berbondong2lah komunitas2 kemanusiaan berangkat ke sana, untuk melaksanakan tugas kemanusiaan, menolong para korban yang tewas dan yang masih hidup.
Tapi, aksi kemanusiaan itu DIKOTORI oleh adanya HASUTAN bahkan FITNAH dari para PEMBELA AGAMA AWLOH, dengan menuduh beberapa komunitas itu telah melakukan KRISTENISASI dengan agenda membagi-bagikan pakaian layak pakai serta mie2 instan, juga bahkan ada yang TEGA MELARANG para korban pergi ke acara PENGOBATAN GRATIS yang dilakukan sekelompok GEREJA, dengan menakut2i warga setempat, dengan mengatakan bahwa dalam obat2an mereka itu sudah ditempeli dengan virus2 yang dapat mengganggu iman mereka.
Lalu STANDAR GANDA-nya di mana ?
Sadarkah ummat muslim, bahwa justru Yang Mulia Sang Nabee Sri Baginda Muhammad, justru ORANG PERTAMA di dunia ini yang memberikan SOGOK bin SUAP agar orang lain mau memeluk agama Islam ?
Hadis Sahih Bukhari Volume 4, Buku 53, Nomer 374 :
Sang Nabi berkata, “Aku memberi kepada kaum Quraish agar mereka mau memeluk Islam, karena mereka lebih suka akan sikap hidup mereka yang jahiliyah dan mereka tidak punya hati yang teguh.”
Hadis Sahih Bukhari Volume 4, Buku 53, Nomer 375 :
Ketika Allah menganugrahi RasulNya dengan kekayaan dari suku Hawazin sebagai barang jarahan (fai), dia mulai memberi sebagian orang2 Mekah sampai 100 ekor unta per orang. Melihat itu beberapa orang2 Ansari berkata, “Semoga Allah mengampuni RasulNya ! Dia memberi pada kaum Quraish dan tidak pada kami, padahal kenyataannya pedang2 kami masih berlumuran darah para kafir.” Ketika Muhammad diberitahu apa yang dikatakan mereka (orang2 Ansar), dia memanggil orang2 Ansar dan mengumpulkan mereka dalam sebuah tenda kulit. “Apakah yang kalian katakan ?” Salah seorang Ansar yang cerdik menjawab, “O Rasul Allah ! Orang2 yang bijaksana tidak mengatakan apapun, tapi orang2 muda berkata, “Semoga Allah mengampuni RasulNya; dia memperkaya kaum Quraish dan membiarkan kaum Ansar miskin, padahal kenyataannya pedang2 kaum Ansar masih meneteskan darah kaum kafir.” Sang Nabi menjawab, “Aku memberi mereka lebih karena mereka masih dekat dengan masa jadi kafir dan baru saja memeluk Islam. Kamu seharusnya merasa senang melihat mereka menjadi kaya,”
Salahkah Muhammad ?
Tidak, karena ternyata Dibolehkan Awloh menyalurkan zakat kepada orang kafir yang ingin dilembutkan hatinya agar tertarik pada Islam, sebagaimana firman Awloh dalam QS 9 : 60.
ِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَاِبْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
Innamaash-shadaqaatu lilfuqaraa-i wal masaakiini wal 'aamiliina 'alaihaa wal mu'allafati quluubuhum wafiirriqaabi wal ghaarimiina wafii sabiilillahi wa-ibnissabiili fariidhatan minallahi wallahu 'aliimun hakiimun
Kalaulah ummat muslim ini mau ADIL dan FAIRPLAY ... mengapa pula kok takut sama GEREJA ? Mengpa pula harus GEMETAR dengan PEMBERITAAN INJIL ? Kalaulah suatu ajaran itu datang dari TUHAN YANG ASLI, pasti BUAHNYA akan berbicara sendiri, seperti kata2 orang bijak “Your Action Talks Louder Than Your Speech”.
Manusia telah memiliki kemampuan dengan AKAL dan NURANI untuk MAMPU membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik, sehingga dapat mengambil keputusan untuk mengikuti ajaran mana yang dipilihnya.
Manusia diberi kemampuan menilai, kemampuan untuk mengimani apa yang dirasakannya dan dipercayainya sebagai AJARAN YANG BENAR, sehingga manusia itu dapat BERIBADAH dan MENYEMBAH SOSOK YANG TEPAT untuk disembah dan ikuti, tanpa sosok itu harus mengiming-imingi sesuatu yang TIDAK MASUK AKAL sebagai HADIAH di kehidupan yang akan datang nanti.
Manusia juga diberi kebebasan untuk melihat fakta, bahwa Tuhan yang SEJATI menciptakan segala sesuatunya masing2 dengan jati diri yang BERBEDA. Manusia diberi kemampuan untuk melihat dan MENERIMA PERBEDAAN itu. Bukan MEMAKSAKAN KEHENDAK, MENIADAKAN PERBEDAAN.
Manusia diberi KEMAMPUAN untuk menciptakan Perdamaian, BUKAN PERSETERUAN dengan MEMBESARKAN KEBENCIAN. Jadi, sebenarnya masih ada kesempatan bagi yang masih sadar naluri yang dikaruniakan Tuhan semula untuk bekerja dalam diri insan manusia yang pada dasarnya baik karakternya, kecuali yang memang sudah nakal dari sononya atau memang suka mau menang sendiri dari lahirnya ...
Sekian saja dulu, saudara2ku semuanya, tausyiah dari saya hari ini.
akhirul kalam
wabillahi taufiq wal hidayah
wassalamu’alaikum warrahmatullah wabarakatuh
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...