Sunday, September 6, 2015

OLO TERBUKTI GA MAHA TAUK N IDEOT. HA...7X


Kamis, 24 Mei 2012

ALLOH MAHATAHU ATAU TIDAK MAHATAHU

Banyak Muslim beranggapan bahwa Alloh Mahatahu segalanya dan tidak ada yang tersembunyi bagi Alloh baik yang didalam bumi, diatas bumi maupun yang ada dibalik hati manusia. Namun benarkah semua klaim Muslim terhadap kemaha-tahuan Alloh benar-benar teruji menurut pernyataan Quran....??



Alloh Maha-Tahu namun mengapa banyak bertanya kepada manusia...??

Kalimat TANYA bag 1
Apakah itu yang di tangan kananmu, hai Musa? [Qs Thahaa [20]:17 ]

Kalimat TANYA bag 2

Mengapa kamu datang lebih cepat daripada kaummu, hai Musa? [Qs Thahaa [20]:83]

Kalimat TANYA bag 3
Apakah kamu menghendaki untuk meminta kepada Rasul kamu seperti Bani Israel meminta kepada Musa pada zaman dahulu? [Qs Al'Baqarah [2]: 108]

Kalimat TANYA bag 4.
Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, perlihatkanlah padaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati". Allah berfirman: "Belum yakinkah kamu?" [Qs Al Baqarah [2]: 260]

Kalimat TANYA bag .5.
Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenarannya)?. [Qs Ali'Imran [3]: 70]

Kalimat TANYA bag 6
Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kamu: "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? [Qs At-Taubah [9]: 38]

Kalimat TANYA bag 7
Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? [Qs Yunus [10]: 98]

Kalimat TANYA bag 8
Allah berfirman: "Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu?" [Qs Al Hijr [15]:32]

Kalimat TANYA bag 9
Tidak ada (penduduk) suatu negeri pun yang beriman yang Kami telah membinasakannya sebelum mereka; maka apakah mereka akan beriman? [Qs Al Anbiyaa [21]: 6]

Kalimat TANYA bag 10
Apakah yang terjadi padamu? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan? Maka apakah kamu tidak memikirkan? Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata? [Qs As Shaaffaat [37]: 154-156]

rata-rata semua pertanyaan Awloh DIJAWAB oleh manusia sehingga Awloh semakin lama semakin tahu <-------- bisa dibilang mulai pintar

dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan Awloh Sang MahaTahu lainnya yang tidak turut saya kutip, namun bukan hanya sampai disini saja sebab ada beberapa kisah yang dituntut manusia untuk dibukakan oleh Awloh dengan je;as namun Awloh tidak mampu menjelaskannya sehingga memunculkan kebingungan diantara umat manusia terkhusus Muslim

Awloh BELUM sempat nanya siapa yang "menyerupakan Isa" karna Awloh KEBINGUNGAN mau bertanya kepada siapa sehingga yang ada hanyalah kebingungan di pihak manusia saja khususnya Muslim.
Qs An Nissa [4]: 157 dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. 

Awloh KEBINGUNGAN menjawab berapa orang Nasrani yang tertidur selama ratusan tahun didalam gua Al Kahfi
Qs Al Kahfi [18]: 22 Nanti (ada orang yang akan) mengatakan (jumlah mereka) adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, dan (yang lain) mengatakan: "(Jumlah mereka) adalah lima orang yang keenam adalah anjingnya", sebagai terkaan terhadap barang yang gaib; dan (yang lain lagi) mengatakan: "(Jumlah mereka) tujuh orang, yang kedelapan adalah anjingnya". Katakanlah: "Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikit". Karena itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka (pemuda-pemuda itu) kepada seorang pun di antara mereka

Mari kita lanjut kepada kasus Ketidak tahuan Awloh

Awloh tidak tahu kalau akan adanya manusia yang akan merubah-rubah Firmannya [Injil dan Taurat] sehingga awloh lupa untuk menjaga firmannya yang terdahulu menyebabkan jutaan manusia harus menjadi kafir dan memercayai kebohongan.
Qs Al'Maidah [5]: 13 “Tetapi karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik” 


Awloh tidak tahu kalau Matahari tidak pernah terbenam didalam lumpur hitam
Qs Al Kahfi [18]: 86 Hingga apabila dia telah sampai ketempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut berlumpur hitam.

Awloh juga tidak tahu kalau orang yang tertidur didalam gua selama ratusan tahu adalah orang Nasrani [Katholik] yang menjadi santo-santo umat Katholik yang tentu saja menyembah Isa sebagai Tuhan dan juruselamat mereka
Qs Al Kahfi [18]: 20 Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya".

GUE TAMBAHIN DIKIT DEH. GETO AJE KOK REPOT.

QS 4:157. dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al
Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya
dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang
yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang
berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keraguraguan
tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan
tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka,
mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.
158. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya.
Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
159. Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman
kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu
akan menjadi saksi terhadap mereka.

AYAT 157 = ISA GA MATI. GA DIBUNUH GA DISALIB.
AYAT 158. ISA LANGSUNG DIANGKAT KE SORGA.
AYAT 159. ISA MATI ?

PIGIMANE NEH SI OLO.

JADE ISA MATI APE ENGGA SEH ?

OLO JUGA BINGUNG TUH. SOALNYE BENTAR BILANG GA MATI. TRUS DIREPISI BILANG MATI.

YAH IYE LAH. SI OLO KAN KEBANYAKAN MINUM KHAMAR DI SORGE JADINYE MABOK SAAT KLUARIN PIRMAN.

MABOK LAGE. MABOK LAGE. AKH. HA...7X

MANGKENYE MURTAD AJE NYOK DARE ESLAM. GETO AJE KOK REPOT. HA...7X

YBU AMEN

SURE 10. YUNUS
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
1. Alif Laam Raa. Inilah ayat-ayat Al Qur'an yang mengandung hikmah.
2. Patutkah menjadi keheranan bagi manusia bahwa Kami mewahyukan kepada
seorang laki-laki di antara mereka: "Berilah peringatan kepada manusia
dan gembirakanlah orang-orang beriman bahwa mereka mempunyai kedudukan
yang tinggi di sisi Tuhan mereka". Orang-orang kafir berkata:
"Sesungguhnya orang ini (Muhammad) benar-benar adalah tukang sihir yang
nyata."
3. Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi
dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy untuk mengatur
segala urusan. Tiada seorang pun yang akan memberi syafaat kecuali
sesudah ada izin-Nya. (Zat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu,
maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?
125
4. Hanya kepada-Nya-lah kamu semuanya akan kembali; sebagai janji yang
benar daripada Allah, sesungguhnya Allah menciptakan makhluk pada
permulaannya kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali (sesudah
berbangkit), agar Dia memberi pembalasan kepada orang-orang yang
beriman dan yang mengerjakan amal saleh dengan adil. Dan untuk orangorang
kafir disediakan minuman air yang panas dan azab yang pedih
disebabkan kekafiran mereka.
5. Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan
ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan
itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu).
Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia
menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang
mengetahui.
6. Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada apa yang
diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tandatanda
(kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertakwa.
7. Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya
akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia
serta merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang
melalaikan ayat-ayat Kami,
8. mereka itu tempatnya ialah neraka, disebabkan apa yang selalu mereka
kerjakan.
9. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal
saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, di
bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam surga yang penuh
kenikmatan.
10. Doa mereka di dalamnya ialah: "Subhanakallahumma", dan salam
penghormatan mereka ialah: "Salam". Dan penutup doa mereka ialah:
"Alhamdulillaahi Rabbil `aalamin."
11. Dan kalau sekiranya Allah menyegerakan kejahatan bagi manusia
seperti permintaan mereka untuk menyegerakan kebaikan, pastilah
diakhiri umur mereka. Maka Kami biarkan orang-orang yang tidak
mengharapkan pertemuan dengan Kami, bergelimang di dalam kesesatan
mereka.
12. Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam
keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan
bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat),
seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan)
bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui
batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.
13. Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan umat-umat yang sebelum
kamu, ketika mereka berbuat kelaliman, padahal rasul-rasul mereka telah
datang kepada mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata,
tetapi mereka sekali-kali tidak hendak beriman. Demikianlah Kami
memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat dosa.
14. Kemudian Kami jadikan kamu pengganti-pengganti (mereka) di muka
bumi sesudah mereka, supaya Kami memperhatikan bagaimana kamu berbuat.
15. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang nyata,
orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami berkata:
"Datangkanlah Al Qur'an yang lain dari ini atau gantilah dia".
Katakanlah: "Tidaklah patut bagiku menggantinya dari pihak diriku
126
sendiri. Aku tidak mengikut kecuali apa yang diwahyukan kepadaku.
Sesungguhnya aku takut jika mendurhakai Tuhanku kepada siksa hari yang
besar (kiamat)".
16. Katakanlah: "Jika Allah menghendaki, niscaya aku tidak
membacakannya kepadamu dan Allah tidak (pula) memberitahukannya
kepadamu". Sesungguhnya aku telah tinggal bersamamu beberapa lama
sebelumnya. Maka apakah kamu tidak memikirkannya?
17. Maka siapakah yang lebih lalim daripada orang yang mengada-adakan
kedustaan terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Sesungguhnya,
tiadalah beruntung orang-orang yang berbuat dosa.
18. Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat
mendatangkan kemudaratan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan,
dan mereka berkata: "Mereka itu adalah pemberi syafaat kepada kami di
sisi Allah". Katakanlah: "Apakah kamu mengabarkan kepada Allah apa yang
tidak diketahui-Nya baik di langit dan tidak (pula) di bumi?" Maha Suci
Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka mempersekutukan (itu).
19. Manusia dahulunya hanyalah satu umat, kemudian mereka berselisih.
Kalau tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu
dahulu, pastilah telah diberi keputusan di antara mereka, tentang apa
yang mereka perselisihkan itu.
20. Dan mereka berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad)
suatu keterangan (mukjizat) dari Tuhannya?" Maka katakanlah: "
Sesungguhnya yang gaib itu kepunyaan Allah; sebab itu tunggu (sajalah)
olehmu, sesungguhnya aku bersama kamu termasuk orang-orang yang
menunggu.
21. Dan apabila kami merasakan kepada manusia suatu rahmat, sesudah
(datangnya) bahaya menimpa mereka, tiba-tiba mereka mempunyai tipu daya
dalam (menentang) tanda-tanda kekuasaan Kami. Katakanlah: "Allah lebih
cepat pembalasannya (atas tipu daya itu)". Sesungguhnya malaikat Kami
menuliskan tipu dayamu.
22. Dialah Tuhan yang menjadikan Kamu dapat berjalan di daratan,
(berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera,
dan meluncurlah bahtera itu membawa orang-orang yang ada di dalamnya
dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya,
datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru
menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya),
maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-
Nya semata-mata. (Mereka berkata): "Sesungguhnya jika engkau
menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orangorang
yang bersyukur".
23. Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka membuat
kelaliman di muka bumi tanpa (alasan) yang benar. Hai manusia,
sesungguhnya (bencana) kelalimanmu akan menimpa dirimu sendiri; (hasil
kelalimanmu) itu hanyalah kenikmatan hidup duniawi, kemudian kepada
Kami-lah kembalimu, lalu Kami kabarkan kepadamu apa yang telah kamu
kerjakan.
24. Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air
(hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya
karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan
manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna
keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya
mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya
127
azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanaman
tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum
pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda
kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang berpikir.
25. Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang
yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam).
26. Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga)
dan tambahannya. Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak
(pula) kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di
dalamnya.
27. Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan (mendapat) balasan yang
setimpal dan mereka ditutupi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang
pelindung pun dari (azab) Allah, seakan-akan muka mereka ditutupi
dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah
penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
28. (Ingatlah) suatu hari (ketika itu) Kami mengumpulkan mereka
semuanya, kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutukan
(Tuhan): "Tetaplah kamu dan sekutu-sekutumu di tempatmu itu". Lalu Kami
pisahkan mereka dan berkatalah sekutu-sekutu mereka: "Kamu sekali-kali
tidak pernah menyembah kami.
29. Dan cukuplah Allah menjadi saksi antara kami dengan kamu, bahwa
kami tidak tahu-menahu tentang penyembahan kamu (kepada kami)".
30. Di tempat itu (padang Mahsyar), tiap-tiap diri merasakan pembalasan
dari apa yang telah dikerjakannya dahulu dan mereka dikembalikan kepada
Allah Pelindung mereka yang sebenarnya dan lenyaplah dari mereka apa
yang mereka ada-adakan.
31. Katakanlah: "Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan
bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan
penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati
dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur
segala urusan?" Maka mereka akan menjawab: "Allah". Maka katakanlah:
"Mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?"
32. Maka (Zat yang demikian) itulah Allah Tuhan kamu yang sebenarnya;
maka tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan. Maka
bagaimanakah kamu dipalingkan (dari kebenaran)?
33. Demikianlah telah tetap hukuman Tuhanmu terhadap orang-orang yang
fasik, karena sesungguhnya mereka tidak beriman.
34. Katakanlah: "Apakah di antara sekutu-sekutumu ada yang dapat
memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya (menghidupkannya)
kembali?" katakanlah: "Allah-lah yang memulai penciptaan makhluk,
kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali; maka bagaimanakah
kamu dipalingkan (kepada menyembah yang selain Allah)?"
35. Katakanlah: "Apakah di antara sekutu-sekutumu ada yang menunjuki
kepada kebenaran?" Katakanlah: "Allah-lah yang menunjuki kepada
kebenaran". Maka apakah orang-orang yang menunjuki kepada kebenaran itu
lebih berhak diikuti ataukah orang yang tidak dapat memberi petunjuk
kecuali (bila) diberi petunjuk? Mengapa kamu (berbuat demikian)?
Bagaimanakah kamu mengambil keputusan?
128
36. Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja.
Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikit pun berguna untuk mencapai
kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
37. Tidaklah mungkin Al Qur'an ini dibuat oleh selain Allah; akan
tetapi (Al Qur'an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan
menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di
dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.
38. Atau (patutkah) mereka mengatakan: "Muhammad membuat-buatnya."
Katakanlah: "(Kalau benar yang kamu katakan itu), maka cobalah
datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang
dapat kamu panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orangorang
yang benar."
39. Bahkan yang sebenarnya, mereka mendustakan apa yang mereka belum
mengetahuinya dengan sempurna padahal belum datang kepada mereka
penjelasannya. Demikianlah orang-orang yang sebelum mereka telah
mendustakan (rasul). Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang
yang lalim itu.
40. Di antara mereka ada orang-orang yang beriman kepada Al Qur'an, dan
di antaranya ada (pula) orang-orang yang tidak beriman kepadanya.
Tuhanmu lebih mengetahui tentang orang-orang yang berbuat kerusakan.
41. Jika mereka mendustakan kamu, maka katakanlah: "Bagiku pekerjaanku
dan bagimu pekerjaanmu. Kamu berlepas diri terhadap apa yang aku
kerjakan dan aku pun berlepas diri terhadap apa yang kamu kerjakan".
42. Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkanmu. Apakah kamu
dapat menjadikan orang-orang tuli itu mendengar walaupun mereka tidak
mengerti.
43. Dan di antara mereka ada orang yang melihat kepadamu, apakah dapat
kamu memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta, walaupun mereka
tidak dapat memperhatikan.
44. Sesungguhnya Allah tidak berbuat lalim kepada manusia sedikit pun,
akan tetapi manusia itulah yang berbuat lalim kepada diri mereka
sendiri.
45. Dan (ingatlah) akan hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan
mereka, (mereka merasa di hari itu) seakan-akan mereka tidak pernah
berdiam (di dunia) hanya sesaat saja di siang hari (di waktu itu)
mereka saling berkenalan. Sesungguhnya rugilah orang-orang yang
mendustakan pertemuan mereka dengan Allah dan mereka tidak mendapat
petunjuk.
46. Dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebahagian dari (siksa) yang
Kami ancamkan kepada mereka, (tentulah kamu akan melihatnya) atau
(jika) Kami wafatkan kamu (sebelum itu), maka kepada Kami jualah mereka
kembali, dan Allah menjadi saksi atas apa yang mereka kerjakan.
47. Tiap-tiap umat mempunyai rasul; maka apabila telah datang rasul
mereka, diberikanlah keputusan antara mereka dengan adil dan mereka
(sedikit pun) tidak dianiaya.
48. Mereka mengatakan: "Bilakah (datangnya) ancaman itu, jika memang
kamu orang-orang yang benar?"
49. Katakanlah: "Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudaratan dan tidak
(pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki
Allah." Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah datang ajal
129
mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan
tidak (pula) mendahulukan (nya).
50. Katakanlah: "Terangkan kepadaku, jika datang kepada kamu sekalian
siksaan-Nya di waktu malam atau di siang hari, apakah orang-orang yang
berdosa itu minta disegerakan juga?"
51. Kemudian apakah setelah terjadinya (azab itu), kemudian itu kamu
baru mempercayainya? Apakah sekarang (baru kamu mempercayai), padahal
sebelumnya kamu selalu meminta supaya disegerakan?
52. Kemudian dikatakan kepada orang-orang yang lalim (musyrik) itu:
"Rasakanlah olehmu siksaan yang kekal; kamu tidak diberi balasan
melainkan dengan apa yang telah kamu kerjakan."
53. Dan mereka menanyakan kepadamu: "Benarkah (azab yang dijanjikan)
itu?" Katakanlah: "Ya, demi Tuhan-ku, sesungguhnya azab itu adalah
benar dan kamu sekali-kali tidak bisa luput (daripadanya)".
54. Dan kalau setiap diri yang lalim (musyrik) itu mempunyai segala apa
yang ada di bumi ini, tentu dia menebus dirinya dengan itu, dan mereka
menyembunyikan penyesalannya ketika mereka telah menyaksikan azab itu.
Dan telah diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka
tidak dianiaya.
55. Ingatlah, sesungguhnya kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan
di bumi. Ingatlah, sesungguhnya janji Allah itu benar, tetapi
kebanyakan mereka tidak mengetahui (nya).
56. Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan dan hanya kepada-Nya-lah
kamu dikembalikan.
57. Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari
Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada
dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.
58. Katakanlah: "Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan
itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih
baik dari apa yang mereka kumpulkan".
59. Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku tentang rezeki yang diturunkan
Allah kepadamu, lalu kamu jadikan sebagiannya haram dan (sebagiannya)
halal". Katakanlah: "Apakah Allah telah memberikan izin kepadamu
(tentang ini) atau kamu mengada-adakan saja terhadap Allah?"
60. Apakah dugaan orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap
Allah pada hari kiamat? Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai
karunia (yang dilimpahkan) atas manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak
mensyukuri (nya).
61. Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat
dari Al Qur'an dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan
Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari
pengetahuan Tuhanmu biar pun sebesar zarah (atom) di bumi atau pun di
langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar
dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata
(Lohmahfuz).
62. Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran
terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
63. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.
130
64. Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam
kehidupan) di akhirat. Tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janjijanji)
Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar.
65. Janganlah kamu sedih oleh perkataan mereka. Sesungguhnya kekuasaan
itu seluruhnya adalah kepunyaan Allah. Dialah Yang Maha Mendengar lagi
Maha Mengetahui.
66. Ingatlah, sesungguhnya kepunyaan Allah semua yang ada di langit dan
semua yang ada di bumi. Dan orang-orang yang menyeru sekutu-sekutu
selain Allah, tidaklah mengikuti (suatu keyakinan). Mereka tidak
mengikuti kecuali prasangka belaka, dan mereka hanyalah menduga-duga.
67. Dialah yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu beristirahat
padanya dan (menjadikan) siang terang benderang (supaya kamu mencari
karunia Allah). Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tandatanda
(kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar.
68. Mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata: "Allah mempunyai
anak". Maha Suci Allah; Dia-lah Yang Maha Kaya; kepunyaan-Nya apa yang
ada di langit dan apa yang ada di bumi. Kamu tidak mempunyai hujah
tentang ini. Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak
kamu ketahui?
69. Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan
kebohongan terhadap Allah tidak beruntung".
70. (Bagi mereka) kesenangan (sementara) di dunia, kemudian kepada
Kami-lah mereka kembali, kemudian Kami rasakan kepada mereka siksa yang
berat, disebabkan kekafiran mereka.
71. Dan bacakanlah kepada mereka berita penting tentang Nuh di waktu
dia berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, jika terasa berat bagimu
tinggal (bersamaku) dan peringatanku (kepadamu) dengan ayat-ayat Allah,
maka kepada Allah-lah aku bertawakal, karena itu bulatkanlah
keputusanmu dan (kumpulkanlah) sekutu-sekutumu (untuk membinasakanku).
Kemudian janganlah keputusanmu itu dirahasiakan, lalu lakukanlah
terhadap diriku, dan janganlah kamu memberi tangguh kepadaku.
72. Jika kamu berpaling (dari peringatanku), aku tidak meminta upah
Sedikit pun dari padamu. Upahku tidak lain hanyalah dari Allah belaka,
dan aku disuruh supaya aku termasuk golongan orang-orang yang berserah
diri (kepada-Nya)".
73. Lalu mereka mendustakan Nuh, maka Kami selamatkan dia dan orangorang
yang bersamanya di dalam bahtera, dan Kami jadikan mereka itu
pemegang kekuasaan dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan
ayat-ayat Kami. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang
diberi peringatan itu.
74. Kemudian sesudah Nuh, Kami utus beberapa rasul kepada kaum mereka
(masing-masing), maka rasul-rasul itu datang kepada mereka dengan
membawa keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka tidak hendak
beriman karena mereka dahulu telah (biasa) mendustakannya. Demikianlah
Kami mengunci mati hati orang-orang yang melampaui batas.
75. Kemudian sesudah rasul-rasul itu, Kami utus Musa dan Harun kepada
Firaun dan pemuka-pemuka kaumnya, dengan (membawa) tanda-tanda
(mukjizat-mukjizat) Kami, maka mereka menyombongkan diri dan mereka
adalah orang-orang yang berdosa.
131
76. Dan tatkala telah datang kepada mereka kebenaran dari sisi Kami,
mereka berkata: "Sesungguhnya ini adalah sihir yang nyata".
77. Musa berkata: "Apakah kamu mengatakan terhadap kebenaran waktu ia
datang kepadamu, sihirkah ini?" padahal ahli-ahli sihir itu tidaklah
mendapat kemenangan".
78. Mereka berkata: "Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan
kami dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya, dan
supaya kamu berdua mempunyai kekuasaan di muka bumi? kami tidak akan
mempercayai kamu berdua."
79. Firaun berkata (kepada pemuka kaumnya): "Datangkanlah kepadaku
semua ahli-ahli sihir yang pandai!"
80. Maka tatkala ahli-ahli sihir itu datang, Musa berkata kepada
mereka: "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan."
81. Maka setelah mereka lemparkan, Musa berkata: "Apa yang kamu lakukan
itu, itulah yang sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidak
benarannya". Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus
berlangsungnya pekerjaan orang-orang yang membuat kerusakan.
82. Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapan-Nya,
walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai (nya).
83. Maka tidak ada yang beriman kepada Musa, melainkan pemuda-pemuda
dari kaumnya (Musa) dalam keadaan takut bahwa Firaun dan pemuka-pemuka
kaumnya akan menyiksa mereka. Sesungguhnya Firaun itu berbuat sewenangwenang
di muka bumi. Dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang
melampaui batas.
84. Berkata Musa: "Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah, maka
bertawakkallah kepada-Nya saja, jika kamu benar-benar orang yang
berserah diri."
85. Lalu mereka berkata: "Kepada Allah-lah kami bertawakal! Ya Tuhan
kami; janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang
lalim,
86. dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orangorang
yang kafir."
87. Dan Kami wahyukan kepada Musa dan saudaranya: "Ambillah olehmu
berdua beberapa buah rumah di Mesir untuk tempat tinggal bagi kaummu
dan jadikanlah olehmu rumah-rumahmu itu tempat salat dan dirikanlah
olehmu sembahyang serta gembirakanlah orang-orang yang beriman".
88. Musa berkata: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah memberi
kepada Fir`aun dan pemuka-pemuka kaumnya perhiasan dan harta kekayaan
dalam kehidupan dunia, ya Tuhan kami akibatnya mereka menyesatkan
(manusia) dari jalan Engkau. Ya Tuhan kami, binasakanlah harta benda
mereka, dan kunci matilah hati mereka, maka mereka tidak beriman hingga
mereka melihat siksaan yang pedih."
89. Allah berfirman: "Sesungguhnya telah diperkenankan permohonan kamu
berdua, sebab itu tetaplah kamu berdua pada jalan yang lurus dan
janganlah sekali-kali kamu mengikuti jalan orang-orang yang tidak
mengetahui".
90. Dan Kami memungkinkan Bani Israel melintasi laut, lalu mereka
diikuti oleh Firaun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan
menindas (mereka); hingga bila Firaun itu telah hampir tenggelam
132
berkatalah dia: "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan
yang dipercayai oleh Bani Israel, dan saya termasuk orang-orang yang
berserah diri (kepada Allah)".
91. Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu
telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat
kerusakan.
92. Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat
menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan
sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan
Kami.
93. Dan sesungguhnya Kami telah menempatkan Bani Israel di tempat
kediaman yang bagus dan kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik.
Maka mereka tidak berselisih, kecuali setelah datang kepada mereka
pengetahuan (yang tersebut dalam Taurat). Sesungguhnya Tuhan kamu akan
memutuskan antara mereka di hari kiamat tentang apa yang mereka
perselisihkan itu.
94. Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa
yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang
membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran
kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk
orang-orang yang ragu-ragu.
95. Dan sekali-kali janganlah kamu termasuk orang-orang yang
mendustakan ayat-ayat Allah yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang
yang rugi.
96. Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat
Tuhanmu, tidaklah akan beriman,
97. meskipun datang kepada mereka segala macam keterangan, hingga
mereka menyaksikan azab yang pedih.
98. Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu
imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka
(kaum Yunus itu), beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang
menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada
mereka sampai kepada waktu yang tertentu.
99. Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di
muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya
mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?
100. Dan tidak ada seorang pun akan beriman kecuali dengan izin Allah;
dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak
mempergunakan akalnya.
101. Katakanlah: "Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi.
Tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi
peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman".
102. Mereka tidak menunggu-nunggu kecuali (kejadian-kejadian) yang sama
dengan kejadian-kejadian (yang menimpa) orang-orang yang telah
terdahulu sebelum mereka. Katakanlah: "Maka tunggulah, sesungguhnya aku
pun termasuk orang-orang yang menunggu bersama kamu".
103. Kemudian Kami selamatkan rasul-rasul Kami dan orang-orang yang
beriman, demikianlah menjadi kewajiban atas Kami menyelamatkan orangorang
yang beriman.
133
104. Katakanlah: "Hai manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan
tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kamu sembah
selain Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu dan
aku telah diperintah supaya termasuk orang-orang yang beriman",
105. dan (aku telah diperintah): "Hadapkanlah mukamu kepada agama
dengan tulus dan ikhlas dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang
musyrik.
106. Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat
dan tidak (pula) memberi mudarat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu
berbuat (yang demikian) itu, maka sesungguhnya kamu kalau begitu
termasuk orang-orang yang lalim".
107. Jika Allah menimpakan sesuatu kemudaratan kepadamu, maka tidak ada
yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki
kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia
memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara
hamba-hamba-Nya dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
108. Katakanlah: "Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu
kebenaran (Al Qur'an) dari Tuhanmu, sebab itu barang siapa yang
mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan
dirinya sendiri. Dan barang siapa yang sesat, maka sesungguhnya
kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang
penjaga terhadap dirimu".
109. Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga
Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya

PERHATIAN.....PERHATIAN.

NAMA SURAH YUNUS.

TAPI KOK CERITA SOAL YUNUS CUME ADE DI AYAT 98 TOKH. HA...7X

PERTANYAANNYE SKARANG ADALAH SAPE SEH YANG BIKIN JUDUL SURAH YUNUS ? OLO APE MAMAD APE SAHABAT2 MAMAD ? APE KAPIR ESLAM LAENNYE ?

KALO YANG BIKIN JUDUL SURAH SI OLO, MAKE OLO TERBUKTI IDEOT. HA...7X 

KARNE APE ?

KARNE NAME JUDUL YUNUS, TAPI CRETA SOAL YUNUS KOK CUMA ADA DI AYAT 98 ? HA...7X

KALO YANG BIKIN JUDUL ENTU MAMAD APE SAHABAT2 MAMAD ? APE KAPIR ESLAM LAENNYE ?

MAKE ARTINYE OLO GA BISE JAGA PIRMANNYE DONG. PAN UDE DIROBAH2 MA MANUSIE. HA...7X

JADE SAPE PUN YANG BIKIN JUDUL....... QORAN JELAS MERUPAKAN KITAB SUCI TERIDEOT SEDUNIE. HA...7X

MURTAD NYOK DAE ESLAM.

YBU AMEN



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...