Wednesday, September 21, 2016

MASA ANTIKRIS

MASA ANTIKRIST

Antikris atau antikristus berasal dari bahasa Yunani anti (αντί) dan Christos (Χριστός) yang berarti : Anti : “Melawan”, mengganti”, “kebalikan”, atau “mengambil tempat orang lain”, sedangkan Christos adalah kata untuk Mesias dalam bahasa Ibrani, yang berarti “yang diurapi” yaitu Yesus Kristus.  Jadi “antikris” berarti mengganti, kebalikan (bertolak belakang), melawan atau mengambil tempat Kristus yang berarti antikris adalah Kristus palsu atau Kristus gadungan dimana ia memiliki keinginan untuk menjadi Tuhan namun memiliki sifat yang bertolak belakang dengan Kristus. Di dalam bahasa Arab Antikris dikenal sebagai Al-Masih ad-Dajjal  dimana Al-Masih = Mesias dan Dajjal = nabi palsu, tetapi kata Dajjal biasanya merujuk pada padanan kata “peniru” (the impostor, Ing.), pembohong atau penyamar. Sebab dialah yang akan datang dengan berbohong dan menipu menyamar sebagai Mesias (Juruselamat), namun kebohongannya itu akan terbongkar pada waktu Al-Mahdi (Mahdiy= “he who is guided aright”, atau Yesus Kristus) datang kedua kali bersama orang-orang kudusnya (Second Comming).
Kata “antikristus” ditemukan empat kali, semuanya dalam tulisan Rasul Yohanes (I Yoh 2:18,22;4:3 dan II Yoh 7). Dalam empat kali pemakaian tersebut dibedakan antara antikristos (tunggal) dan antikristoi (jamak), atau antara antikristus dan antikristus-antikristus.
Dia adalah seorang pemimpin dunia (Dan 9:27a)
Awal kepemimpinan Antikris adalah sebagai pemimpin negara, lalu menjadi pemimpin Federasi 10 negara (Uni Eropa. Tentang hal ini akan dibahas pada artikel “Eropa Bersatu, tanda zaman ke-2” di Buletin Doa edisi berikutnya) namun karena Iblis merasukinya dan memang Tuhan memberikan kukuasaan penuh terhadapnya untuk menghukum dunia ini (sebelum ia sendiri akan dihukum, Why 20:10) maka ia akan menjadi pemimpin dunia tercepat yang pernah ada. Dia juga akan menjadi diktator terakhir sebelum kedatangan Tuhan Yesus datang.
Tidak diketahui pasti siapa Antikris itu, Alkitab tidak pernah menyebutkan ciri-ciri fisik-nya ataupun nama-nya, namun ia akan muncul dari tempat kekaisaran Romawi dulu, atau Eropa saat ini. (Penjelasan tetang hal ini akan di jelaskan pada edisi berikutnya).
Manusia durhaka
“...Sebab sebelum Hari itu (Second Comming) haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa.” (II Tes 2:3)
Didalam kamus bahasa Indonesia, kata durhaka mengandung arti “Orang yang ingkar terhadap Tuhan” atau orang yang murtad, seperti yang tertulis di dalam I Yoh 2:19a: “Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita...”  sehingga Antikris adalah orang Kristen atau paling tidak orang mengenalnya sebagai seorang Kristen namun sebenarnya telah murtad (falling away, NIV).
Binatang (The Beast)
Antikris digambarkan sebagai seekor binatang yang keluar dari dalam laut (Wahyu 13:1-18). Bagian ini akan di bahas dalam Buletin Doa edisi berikutnya dalam artikel “Eropa Bersatu”.
Bangsa Yahudi menganggapnya sebagai Mesias yang mereka nanti-nantikan.
Hingga saat ini bangsa Israel/ orang-orang Yahudi masih menantikan Mesias yang akan memulihkan keadaan mereka. Orang-orang Yahudi tidak tahu bahwa Mesias mereka sebenarnya sudah datang sekitar 2000 tahun yang lalu di tanah mereka yaitu Nazareth. Tuhan Yesus Kristus, Mesias mereka sebenarnya sudah lahir dan melakukan banyak mukjizat di depan mata mereka, tapi orang-orang Yahudi menolak-Nya, bahkan mereka menyalibkan-Nya. Mereka percaya bahwa suatu saat Mesias yang di nanti-nantikan akan datang dengan kewibawaan, kekuasaan dan keadilannya sanggup memulihkan keadaan negeri mereka. Dan kelak pada saat Antikris muncul dengan segala kewibawaan dan membawa kedamaian atas Israel mereka menyangka bahwa itulah mesias mereka.
Kapan antikris muncul?
Antikris sudah ada, namun ia akan menyatakan diri dan mulai berkuasa atas dunia ini sesaat setelah terjadinya Rapture/ pengangkatan (Lihat Buletin Doa edisi sebelum ini). “...Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan pada waktu itulah si pendurhaka (antikris, Red.) baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.” (II Tes 2:7-8)
Menurut penglihatan Daniel
-           Dia akan meninggikan dan membesarkan dirinya terhadap setiap tuhan sembahan agama-agama di dunia ini (Dan 11:36).
-           Dia akan menghujat Tuhan sejati (Yesus Kristus) (Dan 11:36)
-           Dia adalah seorang sekuler penuh yang menaruh kepercayaannya kepada kekuatan militernya yang besar (Dan 11:38).
-           Dia akan menjadi penakluk yang brutal (Dan 11:39-42)
-           Dia akan menguasai keuangan dunia (Dan 11:43)
-           Dia akan menemui ajalnya “di antara laut dan gunung Permai Yang Kudus”, yaitu Israel (Dan 11:45)      
Masa Antikris
Setelah terjadinya rapture, akan ada masa 7 tahun kesusahan besar (Dan 9:27) dimana dunia pada 7 tahun itu akan dipimpin oleh seorang Antikris.
Sesuai namanya: “Masa kesusahan besar” maka pada masa itu akan terjadi berbagai kesusahan dan bencana yang silih-berganti menimpa dunia beserta penduduknya. Dari Surga akan ditumpahkan berbagai murka melalui pembukaan 7 Materai, ditiupnya 7 Sangkakala dan ditumpahkannya isi 7 Cawan. Keadaan yang buruk akan terjadi dan disusul dengan keadaan yang lebih buruk dan begitulah seterusnya hingga kedatangan Tuhan Yesus ke-dua kali menginjakkan kakinya di bumi ini.
Pemerintahan 3½ Tahun pertama 
Dalam tiga setengah tahun pertama Tuhan menyerahkan segala kekuasaan atas dunia ini kepada Antikris, dia berkuasa menghakimi bangsa-bangsa, atas seluruh umat manusia hingga atas orang-orang Kristen sekalipun, perhatikan ayat berikut ini : “Kekuatannya akan menjadi hebat, tetapi tidak sekuat yang terdahulu, dan ia akan mendatangkan kebinasaan yang mengerikan, dan apa yang dilakukannya akan berhasil; orang-orang berkuasa akan dibinasakannya, juga umat orang kudus.” (Dan 8:24). Kekuasaan Antikris dicatat dalam kitab Wahyu sebagai “dibukanya 7 Materai”, yaitu:
Materai No. 1, Damai dan tentram
Why 6:1-2 mencatat: “Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama ... sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.”
Kuda Putih adalah warna perdamaian. Setelah terjadinya Rapture, Antikris akan mulai memperkenalkan dirinya kepada dunia sebagai pemimpin yang dapat menyelesaikan  masalah-masalah dunia seperti yang sekarang kita alami,  Antikris akan mulai menyelesaikan masalah-masalah krisis keuangan negara-negara yang hampir-hampir collapse, ia akan mendamaikan negara-negara berseteru dan berperang dll. Sehingga hanya dalam waktu yang singkat Antikris akan dapat meluaskan wilayah kekuasaannya hampir ke seluruh dunia. Ia akan dikenal sebagai pemimpin yang berkharisma, adil, berkuasa dan pembawa damai (bahkan orang Yahudi pada saat itu mempercayai bahwa Antikris sebagai Mesias/ Juru selamat yang sedang dinanti-nantikan).
Rasul Paulus menubuatkan bahwa pada permulaan akhir zaman (termasuk hari-hari ini) umat manusia akan sepakat untuk menciptakan perdamaian global. Dunia akan berkata “Semuanya damai dan aman” (I Tes 5:3). Jika Saudara memperhatikan perkembangan dunia ini kita akan melihat bahwa negara-negara sedang berusaha untuk mengadakan ikatan perjanjian damai dengan negara-negara lain. Kita dapat melihat negara-negara serumpun mulai membahas dihilangkannya batas-batas negara, seperti yang sudah dilakukan oleh Uni-Eropa.
“...dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah,”  di dalam terjemahan aslinya kata “panah” tersebut menggunakan kata “busur”, yaitu sebuah panah tanpa anak panah, hanya busur... Itu berbicara tentang perdamaian juga, yaitu Antikris akan menyandang senjata namun untuk perdamaian.
Dari semua penglihatan tadi dapat kita artikan bahwa Antikris akan menggunakan kekuatan senjata (tapi belum akan digunakannya) untuk perdamaian. Perhatikan warna senjata-senjatanya adalah putih, mungkin disini Antikris akan menguasai PBB sebagai pemersatu bangsa-bangsa (bukan suatu kebetulan jika warna kendaraan perang dan seragam pasukan PBB adalah berwarna putih).
“...dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan” Perdamaian yang Antikris ciptakan akan melingkupi seluruh dunia, sebab tidak ada satu negara pun yang akan berani atau berhasil menolak rencana Antikris untuk menciptakan perdamaian ini, ia di gambarkan sebagai seorang yang menggunakan mahkota kemenangan, ia tidak pernah kalah, ia akan selalu menang dalam peperangan.
Karir Antikris akan menanjak cepat menjadi orang nomor satu dunia
Keberhasilan Antikris masuk dalam pentas dunia sebagai pendamai adalah dengan cara diplomasi yang licik dan menipu. Sekalipun ia memiliki kekuatan militer yang kuat, tetapi ia tidak akan memperoleh pengaruhnya melalui perang, namun dengan menipu pemimpin-pemimpin dunia hingga pemimpin-pemimpin agama dunia, seperti tertulis di dalam Daniel 8:25a: “Dan oleh karena akalnya, penipuan yang dilakukannya akan berhasil; ia akan membesarkan dirinya dalam hatinya,...”
Penyatuan pemikiran
Pada masa pemerintahan pertamanya Antikris akan segera mengisi kepemimpinan dan pengaruhnya untuk dengan filsafat pemerintahan dunia yang bersatu. Filsafat ini akan dengan cepat menyebar keseluruh pelosok dunia dari orang biasa hingga kaum intelektual, mereka akan segera disadarkan akan pentingnya penyatuan pemikiran, ideologi, pemerintahan, ekonomi (perdagangan bebas), penyatuan sistem keuangan (satu mata uang), satu pemimpin, hingga penyatuan kepercayaan menuju tatanan dunia baru (New World Order).
Mukjizat-mukjizat akan dilakukan Antikris
Bagaimana dunia ini bisa menerima semua gagasan tentang penyatuan dunia ini terutama penyatuan kepercayaan atau agama. Bagaimana orang-orang dari berbagai bangsa yang berbeda agama dan kebangsaan dapat mempercayai Antikris dan menerima dia sebagai satu-satunya pemimpin dunia? Karena Antikris menyatakan dirinya dengan mukjizat.
“Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.” (II Tes 2:9-10)
Nabi palsu
Selain karena kemampuannya melakukan mukjizat, ternyata Antikris akan mendapat rekan kerja yang sepadan dalam melakukan mukjizat yaitu nabi palsu.
Tuhan Yesus menubuatkan bahwa pada akhir zaman Antikris akan dibantu oleh mesias dan nabi palsu, “ Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.” (Mat 24:24). Karena manusia itu pada dasarnya agamawi, Antikris harus menyediakan bagi manusia jalan keluar untuk menyalurkan kecenderungan agamawi mereka, sehingga  Antikris akan menyediakan seseorang khusus untuk masuk ke bidang keagamaan ini, yaitu pribadi mengerikan lainnya yang digambarkan dalam Wahyu 13 sebagai “seekor binatang lain keluar dari dalam bumi,” seorang nabi palsu. Dengan mukjizat-mukjizatnya nabi palsu ini akan menyembuhkan orang sakit, mencelikkan orang buta, mentahirkan orang kusta hingga membangkitkan orang mati sekalipun, sehingga dalam waktu yang singkat ia akan menyebabkan manusia mempercayai Antikris (Ay. 11-12)
Why 13:11-15 “Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga. Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama,...” Nampaknya Nabi palsu ini memiliki penampilan fisik dan berprilaku seperti Tuhan Yesus Anak Domba Allah (dilukiskan memiliki dua tanduk domba) namun pengajarannya (mulutnya) mengajarkan ajaran-ajaran sesat dari si Iblis (Naga), menyebabkan banyak orang di sesatkan dan menyembah Antikris. “Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu.” (ay. 14)
Israel 
Salah satu tanda akhir zaman adalah kembalinya bangsa Yahudi dari seluruh dunia (yang dikenal dengan “Aliyah” atau Jews Reunion. Akan dibahas khusus pada Buletin Doa edisi berikutnya). Orang-orang Yahudi dari seluruh dunia akan kembali mendiami tanah air mereka yang sudah lama ditinggalkan. Walaupun proses pemulangan mereka akan menemui banyak rintangan dari bangsa-bangsa lain terutama oleh bangsa yang telah lama mendiami tanah-tanah mereka, namun dengan bantuan Antikris bangsa Yahudi akan dengan mudah kembali mendiami tanah air mereka. Belum lagi rencana mereka untuk mendirikan sebuah tempat ibadah berupa Bait Allah ke-3 yang posisinya tepat di posisi tempat ibadah agama lain. Ini akan sangat memerlukan penengah yang berkuasa untuk menyelesaikan masalah pembangunan Bait Allah tersebut, oleh sebab itu Israel akan mengadakan kontrak perdamaian dengan Antikris untuk waktu 7 tahun (Dan 9:27)
Untuk sesaat saja keadaan tanah Israel akan sangat aman dan tentram (Yeh 38:8,11) bahkan mereka dapat hidup damai sekalipun kota-kota mereka tidak bertembok. Megapa? Karena bangsa Israel akan menandatangani persetujuan damai dengan Antikris yang sangat berkuasa atas dunia ini kelak. Dengan kuasa perdamaiannya dan keberhasilan Antikris membela orang-orang Yahudi segera membuat bangsa Israel akan terkecoh dan menyangka bahwa Antikris adalah Mesias yang telah lama mereka nantikan sebagai juru selamat dan penolong mereka.
 






Ancaman bagi perdamaian Israel datang
Tidak lama setelah bangsa Israel kembali ke negerinya dan menikmati kedamaian di negerinya sendiri maka akan datang kabar mengejutkan bahwa raja negeri dari Timur (arah Timur dari Israel) bersama-sama para pendukungnya dan raja-raja negeri dari Selatan (arah Selatan dari Israel) sedang dalam perjalanan menuju tanah Palestina untuk berperang melawan Israel (Yeh 38-39).
Siapa saja mereka : Gog (Pemimpin tanah Magog), Magog (atau Cappadocia adalah sebuah wilayah di timur tanah Palestina/Israel yang daerahnya dimulai dari Laut Hitam hingga pegunungan Taurus/Tarsus atau pada masa kini adalah negara Turki), Mesekh (Mesekh merupakan nama purba untuk Moskow di Russia, daerahnya melingkupi Georgia dan Armenia), Tubal (sekarang bernama Tobolsk, ibukota Rusia Timur), Persia (Iran dan sebagian Irak), Mesir, Etiophia, Put (Afrika Utara seperti: Libia, Algeria dan Tunisia), Gomer (Eropa Timur) dan Bet-Togarma (Sekitar Turki dan Baltik).
Jadi pada masa Antikris sedang gencar-gencarnya menawarkan kemakmuran dan kedamaian maka Rusia akan menghasut negara-negara tersebut untuk menyerang dan menghancurkan Israel. Mereka tahu kekuatan besar negara Israel yang kecil itu, mereka juga tahu siapa di belakang Israel yaitu kekuatan barat dan Eropa, oleh sebabnya mereka datang dengan kekuatan militer yang penuh (Yeh 38:5-7), maka terjadilah perang dunia ke-III. Raja Negeri Utara akan datang dari negeri yang jauh yaitu Rusia melalui daratan Turki dan melintasi Laut Tengah dengan banyak kapal (Dan 11:40), sedangkan serangan Raja Negeri Selatan akan datang dari daerah yang sangat dekat dengan Israel yaitu Mesir, ini akan menjadi serangan dari dua sisi sekaligus dalam satu waktu. Israel akan terjepit, jumlah pasukan mereka akan jauh lebih sedikit dibandingkan para lawan mereka, Israel menjerit dan menuntut pertolongan Antikris, negara-negara Eropa dan dunia barat yang telah menandatangani perjanjian damai dengan Israel  akan segera merespon permintaan tolong Israel itu.
Sebagai respon permintaan tolong Israel atas keadaan yang terjadi, Antikris beserta pasukannya segera mengirimkan pasukannya ke tanah Palestina, langkah awal Antikris melakukan penyerangan terhadap serangan dari Selatan maju menuju Mesir dan memukul kalah mereka, terjadilah peperangan hebat dan mengakibatkan banyak korban di pihak Raja Selatan dan orang-orang Yahudi sendiri. Bagaimana dengan pasukan-pasukan dari Utara? Belum juga Pasukan Antikris selesai berperang dengan raja Selatan kabar mengejutkan datang dari pegunungan Utara Israel, bahwa terjadi gempa bumi dan goncangan yang begitu hebat sehingga “gunung-gunung akan runtuh” (Yeh 38:20), Tuhan sendiri yang mengirimkan gempa bumi maha dahsyat untuk menghukum raja Gog dan Magog, belum lagi senjata-senjata mereka menembaki saling menembaki teman sendiri sehingga tidak ada satupun tentara mereka yang tetap berdiri setelah itu. Begitu besar kekalahan yang diderita sehingga memerlukan 7 bulan untuk bangsa Israel mengumpulkan dan menguburkan mayat-mayat tentara raja Utara tersebut, mereka akan di kuburkan secara masal di Lembah Hamon Gog (”Khalayak Ramai Gog”). Sisa senjata perang yang ditinggalkan oleh bala tentara yang musnah itu juga akan dikumpulkan dan di bakar, namun karena begitu banyaknya senjata yang ditinggalkan sehingga diperlukan waktu 7 tahun untuk membakar semuanya. (Yeh 39:9).
Materai No. 2, Perang besar
“...Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar.” (Why 6:3-4) Materai berikutnya adalah peperangan besar (dilukiskan dengan : ”Sebilah pedang besar”), dunia akan kehilangan damai sejahtera karena peperangan besar itu.
Pada masa kepemimpinan Antikris yang damai, kepemimpinannya akan semakin di teguhkan dengan kemampuannya meredakan sebuah perang besar (Perang dunia ke-III). Pada masa itu akan ada “tiga raja” memberontak terhadap Antikris, namun Antikris akan menanggapi dengan cara yang mematikan, dengan cepat menumpas musuh-musuhnya dan membawa kematian ke bumi secara besar-besaran seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya. Perang ini dipercaya melibatkan senjata atom dan “mass destruction weapon” yang memungkinkan membunuh banyak manusia dalam peperangan yang relatif singkat. Perang ini akan menjadi perang yang sangat mengerikan, sehingga Injil Yohanes melukiskan bahwa perang ini akan merebut damai sejahtera manusia.
Materai ini adalah penghukuman bagi manusia di dunia, namun aktor utamanya adalah Antikris (sebab ia dikarunia sebilah pedang yang besar), dan oleh karena ia yang menciptakan perang, maka ia jugalah yang akan menghentikan perang itu, dan saat perang ia hentikan itu bagaikan sebuah “medali” yang bermanfaat bagi Antikris, ia akan ditakuti oleh seluruh dunia dan segera akan diangkat sebagai pelindung yang kuat bagi bangsa-bangsa.
Materai ke-3, Inflasi
Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu.” (Why 6:6)
Inflasi yang sangat besar -- sesuatu yang biasa terjadi setelah perang -- Sampai-sampai untuk membeli kebutuhan makan satu hari (secupak gandum atau tiga cupak jelai) harus dibayar dengan upah satu hari kerja. Itu berarti upah satu hari kerja hanya untuk membeli kebutuhan makan dirinya sendiri, dan tidak ada lagi untuk keluarganya atau orang tuanya. Sebaliknya seruan untuk jangan “rusakkan minyak dan anggur” (lambang makanan orang kaya) menyatakan bahwa orang kaya (dan negara-negara kaya) akan tetap kaya dan hidup normal.
Materai ke-4, Maut
“Saya melihat, lalu nampak seekor kuda yang pucat. Penunggangnya bernama Maut. Dari belakang, ia diikuti dekat-dekat oleh Alam Maut. Kekuasaan atas seperempat bumi ini diserahkan kepada mereka, supaya mereka dapat membunuh melalui peperangan, melalui masa kelaparan, melalui wabah penyakit dan melalui binatang-binatang buas.” (Why 6:8, BIS) Materai yang berikutnya adalah datangnya kuda pucat, mengapa pucat? Sebab ia melambangkan mati atau kematian, pucat seperti warna orang yang sudah mati. Bahkan penunggang dan yang mengikutinya semuanya maut.
Pada masa 3½ tahun pertama masa pemerintahan Antikris kelak, ia akan mengakibatkan kematian seperempat penduduk bumi yaitu sekitar 1,5 milliar orang, kematian ini merupakan kelanjutan dari dampak peperangan pada saat materai ke-2. Sisa-sisa radiasi senjata kimia dan atom akan membunuh manusia yang terluput pada saat perang besar sebelumnya terjadi. Kelaparan akibat inflasi dan kerusakkan sumber-sumber pangan akan membuat kelaparan hebat dan kematian, belum lagi berbagai penyakit menular baru (sampar) dan binatang buas yang bermunculan menambah jumlah angka manusia yang diserahkan ke alam maut saat itu.
Materai ke-5, Para Martir
Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?" Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka. (Why 6:9-11)
Sejak memerintah atas dunia ini ternyata Antikris beserta pasukannya mulai melakukan penganiayaan terhadap orang-orang Kristen yang tertinggal pada saat rapture. Pada masa itu para tentara dan pengikut Antikris akan memburu dan membunuh mereka yang disebut sebagai pengikut Kristus. Banyak dari mereka juga adalah para pengikut baru akibat pemberitaan injil oleh ke-144.000 saksi yang digambarkan oleh wahyu 7. Mereka mati sebagai martir dan syahid dengan keadaan yang sangat mengerikan, sebab penganiayaan yang mereka terima adalah seperti penganiayaan yang belum pernah terjadi atas dunia ini (Mat 24:21).
Jiwa-jiwa yang mati karena aniaya Antikris ini akan berseru kepada Allah untuk membalaskan kematian mereka, tetapi mereka akan diberitahu untuk “beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka.” Itu berarti akan ada banyak jiwa-jiwa yang sudah ditentukan untuk mati sebagai martir lagi sampai jumlah genap. Masa ini adalah masa yang paling mengerikan bagi orang yang berani mengaku sebagai pengikut Kristus dan mereka yang berani menolak menerima tanda 666 dan yang menolak untuk menyembah Antikris.
Materai ke-6, gempa bumi dahsyat
Materai ke-1 sampai dengan materai ke-4 merupakan penghukuman terhadap manusia di dunia ini melalui Antikris sebagai “eksekutor”-nya, demikian juga materai ke-5, para Antikris-lah algojonya, itu berarti Antikris, pengikutnya dan sebagian orang yang berlindung pada Antikris masih bisa terhindar dari berbagai kesusahan yang terjadi (ingat minyak dan anggur); tetapi mulai materai yang keenam jelas akan menimpa semua orang, sebab kejadiannya merupakan supra alami, dan ini akan menjadi penghakiman yang tidak pandang bulu termasuk Antikris sendiri akan mengalami “luka parah” karena penghakiman-penghakiman yang berikutnya (Wah 13:3).
Pemerintahan 3½ Tahun ke-dua
“...Pada pertengahan masa itu, ia (Antikris) akan menghentikan diadakannya kurban dan persembahan. Kemudian sesuatu yang mengerikan yang disebut Kejahatan yang menghancurkan akan ditempatkan di Rumah TUHAN...” (Dan 9:27b, BIS)
Ditengah-tengah masa kesusahan besar, dunia akan melihat siapa Antikris yang sebenarnya. Setelah 3½ tahun sebelumnya ia menjadi pendamai dan penolong bangsa-bangsa, maka untuk 3½ tahun berikutnya akan terlihat sifat asli dari Antikris dan segera menjadi diktator dunia yang paling kejam dari yang pernah ada. Ia akan menuju Israel dan segera menghentikan setiap ibadah yang terjadi di Bait Allah yang baru beberapa waktu saja selesai dibangun. Ditengah jalan Antikris menghianati perjanjian damai dengan Israel, dan seketika itu juga Antikris akan memburu bangsa Israel dan orang-orang Yahudi untuk di bunuh. Dan setelah kejadian itu bangsa Israel akan sadar bahwa mesias yang mereka nanti-nantikan itu adalah palsu, tapi segalanya sudah terlambat. “Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel—para pembaca hendaklah memperhatikannya—maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan. Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun untuk mengambil barang-barang dari rumahnya, dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya. Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu. Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat. Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi...” (Mat 24:15-22).
Memimpin Dunia dengan tangan besi
Kini Antikris bukan lagi pribadi yang berkharisma dan pembawa damai seperti pada waktu ia memperkenalkan diri. Ia akan menjadi pemimpin yang sangat keji dan jahat, tidak ada kata ampun bagi dia untuk segala hal, segala sifat iblis ada padanya kini.
Penganiayaan terhadap orang kudus
“Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka...” (Why 13:7a) pada 3½ terakhir Alkitab mencatat hal-hal yang membuat kita tergetar dan ngeri tentang nasib para pengikut Kristus dan orang-orang Yahudi yang dilakukan oleh Antikris dan orang-orang dunia ini. Sesuatu yang sangat buruk pasti akan dilakukan Antikris berserta para pengikutnya terhadap orang-orang kudus dan orang-orang Yahudi, bahkan Daniel menulis bahwa : “Dan aku melihat tanduk itu (Antikris) berperang melawan orang-orang kudus dan mengalahkan mereka. Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu (hari-hari raya dan hari-hari ibadah) dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.” (Dan 7:21,25)
Kematian adalah kemenangan bagi orang Kristen
Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus. Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: "Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini." "Sungguh," kata Roh, "supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka. (Why 14:12-13)
Saudara, walaupun penderitaan yang akan dialami oleh orang-orang percaya pada masa Antikris adalah penderitaan sangat-sangat luar biasa jahatnya dan kejinya, namun Tuhan meminta orang-orang percaya yang tertinggal kelak untuk tetap tekun dalam mempertahankan kepercayaan kepada Yesus Kristus, sebab penderitaan-penderitaan pada masa Antikris tidak ada artinya jika dibandingkan dengan berkat kekal yang telah dipersiapkan bagi mereka yang mengasihi Tuhan hingga akhir hidup mereka. Atau penderitaan-penderitaan pada masa Antikris tidak ada artinya  jika dibandingkan dengan siksaan-siksaan KEKAL di neraka kelak jika kita meninggalkan iman kita kepada Yesus dan menjadi penggikut Antikris. Yer 31:16 berkata: “Beginilah firman TUHAN: Cegahlah suaramu dari menangis, dan matamu dari mencucurkan air mata, sebab untuk jerih payahmu ada ganjaran,...”
Kematian orang percaya di tangan diktator anti-Kristen dalam mempertahankan iman mereka adalah suatu kehinaan dan kekalahan jika dilihat dari segi manusia. Orang-orang yang hidup pada masa kesengsaraan akan menganggap Antikris menang atas orang-orang Kristen, tetapi sebenarnya dia akan mengirim mereka pada kekekalan untuk bersama Tuhan mereka (Yak 1:12; Why 2:10).
Terima tanda 666 dan menyembah patung atau mati
Salah satu tujuan masa kesusahan besar adalah masa dimana Tuhan menghadapkan manusia, besar-kecil, tua-muda, kaya-miskin untuk mengambil keputusan untuk kepada siapa mereka akan mengabdi, Kristus atau Antikris, tidak ada yang lain, pada masa itu tidak ada agama lain, tidak ada sesembahan lain, tidak ada kepercayaan lain kecuali menyembah Kristus atau Antikris. Jika mereka memilih Kristus mereka akan mengenakan meterai (Why 7:3) di dahi mereka, tetapi jika mereka memilih Antikris mereka diberi tanda sebagai kepemilikan iblis yaitu tanda 666, selain itu mereka harus menyembah patung, bukan patung seperti biasa, tetapi patung yang dapat berbicara dan membunuh bagi mereka yang tidak mau menyembanya “Dan kepadanya (Nabi palsu) diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh.” (Why 13:15)
Berbagai bencana, peperangan dan aniaya pada masa antikris mengakibatkan tidak ada satupun manusia yang merasa aman sekalipun ia memiliki kekayaan yang luar biasa besarnya. Tidak ada pemerintahan, pihak militer, harta ataupun dewa-dewa yang sanggup memberikan rasa aman pada masa Antikris, pilihannya hanya ada 2: mengikut Kristus dengan resiko dibunuh sebagai syahid atau mengikut Antikris, akan aman, namun hanya sesaat saja sebab setelah itu akan di binasakan dalam api neraka untuk selama-lamanya (kekal).
Tuaian di bumi
Masa Antikris adalah peperangan besar antara Allah dan iblis dalam merebut jiwa-jiwa manusia pada masa jumlah penduduk dunia banyak sekali, pada masa ini iblis akan menuai banyak jiwa-jiwa yang tidak mau bertobat dan yang takut menghadapi aniaya, tetapi di lain pihak Surga juga menerima banyak jiwa-jiwa martir yang mati dari seluruh dunia, akan terjadi kebangunan rohani besar-besaran yang belum pernah terjadi sebelumnya, menyebabkan pertobatan “suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa.” (Why 7:9)
Akhir hidup Antikris
“Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.” (Why 19:20)
“dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.” (Why 20:10)
Pada hari-hari terakhir masa pemerintahan Antikris akan terjadi lagi perang besar, perang kali ini berasal dari raja-raja dari sebelah Timur (Timur Israel) yaitu bala-tentara yang datang dari Asia –   para penafsir percaya bahwa mereka adalah Cina (perhatikan kekuatan militer Cina hari-hari ini Saudara pasti akan ter-cengang, sebab negara inilah yang akan memimpin perang ini), Jepang dan Korea (Sebagai pendukung teknologi militer), negara-negara Asean (termasuk Indonesia), India, Pakistan, Banglades dan Afganistan.
“Dan malaikat yang keenam menumpahkan cawannya ke atas sungai yang besar, sungai Efrat, lalu keringlah airnya, supaya siaplah jalan bagi raja-raja yang datang dari sebelah timur. Lalu ia mengumpulkan mereka di tempat, yang dalam bahasa Ibrani disebut Harmagedon.” (Why 16:12,16) Inilah peperangan terakhir yang akan terjadi atas dunia ini. Negara-negara Timur akan maju berperang melawan Negara-negara Barat pimpinan Antikris, di sebuah tempat bernama Harmagedon (dalam bahasa Ibrani: Har-Megiddo yang berarti Gunung Megido, yaitu nama daerah di lembah Yizreel, Israel). Saudara bisa bayangkan perang seperti apa yang akan terjadi jika negara-negara tadi berperang melawan kekuatan Barat? Pastilah perang teknologi dan nuklir. Perhatikan nubuatan Zakaria dalam Zak 14:12 “Inilah tulah yang akan ditimpakan TUHAN kepada segala bangsa yang memerangi Yerusalem: daging mereka akan menjadi busuk, sementara mereka masih berdiri, mata mereka akan menjadi busuk dalam lekuknya dan lidah mereka akan menjadi busuk dalam mulut mereka.” Gambaran yang tepat akibat dari ledakan nuklir tentunya. Dan ini merupakan perang hebat dengan bermacam-macam jenis senjata dan melibatkan berjuta-juta tentara dalam satu peperangan.
Bagaimana perang ini berakhir? Apakah negara-negara Barat pimpinan Antikris sanggup mengalahkan negara-negara Timur? Belum juga perang besar ini selesai, ternyata Tuhan Yesus bersama-sama orang-orang kudus-Nya datang dari awan-awan dengan segala kemuliaan-Nya, Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil... Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih... Dan aku melihat binatang itu dan raja-raja di bumi serta tentara-tentara mereka telah berkumpul untuk melakukan peperangan melawan Penunggang kuda itu dan tentara-Nya. Maka tertangkaplah binatang (Antikris) itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang. Dan semua orang lain dibunuh dengan pedang, yang keluar dari mulut Penunggang kuda itu; dan semua burung kenyang oleh daging mereka.” (Why 19:11-21)
Itulah akhir peperangan besar di Harmagedon, dan itu pulalah akhir dari kekuasaan Antikris di dunia ini, sebab Yesus (Al-Mahdi) yang mengalahkannya. Antikris, nabi palsu dan orang-orang yang menerima tanda 666 dilemparkan hidup-hidup kedalam api neraka. Dan nasib pasukan-pasukan yang masih tinggal di Harmagedon akan tewas oleh firman-Nya dan kemuliaan-Nya yang dahsyat. Berakhir sudah segala kenajisan dan kekejian Antikris atas dunia ini, berakhir sudah masa 7 tahun kesukaran besar yang telah memusnahkan segala dosa dunia ini dan dimulailah masa yang indah atas dunia ini untuk mulai masa 1000 tahun damai. (Vs.)
SUMBER: http://buletindoa.gbisukawarna.org/artikel_lepas_2009/akhir_zaman_seri6.html
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...