Monday, October 24, 2016

Lukas 15 menyimpan sebuah peristiwa besar di Akhir Zaman. Apa itu?

Lukas 15 menyimpan sebuah peristiwa besar di Akhir Zaman. Apa itu?


Tahukan Anda bahwa Perumpamaan tentang Anak yang hilang dalam Lukas 15, menyimpan sebuah peristiwa besar di Akhir Zaman?
Prodigal Son
Prodigal Son
Berikut adalah kisahnya :

1. Anak Bungsu

Yesus berkata lagi: “Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki. Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka. Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya. Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan ia pun mulai melarat. Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya. Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorang pun yang memberikannya kepadanya. Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan. Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa. Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa. Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya. Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria. ~Luk 15:11-23

2. Anak Sulung

Tetapi anaknya yang sulung berada di ladang dan ketika ia pulang dan dekat ke rumah, ia mendengar bunyi seruling dan nyanyian tari-tarian. Lalu ia memanggil salah seorang hamba dan bertanya kepadanya apa arti semuanya itu. Jawab hamba itu: Adikmu telah kembali dan ayahmu telah menyembelih anak lembu tambun, karena ia mendapatnya kembali dengan sehat.Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia. Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku. Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia. Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu. Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali.” ~Luk 15:24-32
======================================================

Kesimpulan

Kita tahu bahwa anak bungsu yang “hilang” itu telah kembali kepada bapanya, walaupun tadinya ia meninggalkannya. Tetapi perhatikan, anak sulung yang setiap hari bersama bapa justru “hilang”. Di akhir kisah itu, kita tidak pernah menemukan cerita bahwa bapa merayakan pesta apapun untuk anak sulungnya, padahal si sulung bersama-sama dengan bapanya.
======================================================
Lantas, siapakah anak sulung dan anak bungsu itu?
Beginilah firman TUHAN: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung ~Kel 4:22
Kalau Tuhan menyebut Israel sebagai anak sulungNya, itu artinya anak bungsu itu adalah bangsa-bangsa bukan Yahudi. Inilah yang Rasul Paulus gambarkan sebagai bangsa yang dicangkokkan untuk mendapat keselamatan dari Tuhan. Kita sebagai bangsa bukan Yahudi tadinya “terhilang”, tetapi kita telah berbalik.
======================================================

Lalu, bagaimana dengan Israel sendiri? Saat ini, sebagian besar orang-orang Yahudi masih mengeraskan hati mereka untuk percaya bahwa Yesus adalah Mesias. Persis sama dalam perumpamaan di atas, dimana mereka ada bersama Bapa, tetapi “terhilang”.
Kabar baiknya adalah, pertobatan orang Yahudi akan terjadi sesaat sebelum Rapture! Bahkan bukan hanya orang Yahudi, tetapi bangsa-bangsa Kedar dan Nebayot akan menyusulnya!
Perhatikan nubuat Rapture oleh Nabi Yesaya berikut :
Siapakah mereka ini yang melayang seperti awan dan seperti burung merpati ke pintu kandangnya? ~Yesaya 60:8
Ini adalah gambaran gereja yang akan “kembali (Rapture)” ke tempat kediamannya (sorga).
======================================================
Jika Rapture terjadi di ayat 8, maka ayat sebelumnya menandakan peristiwa sebelum Rapture!
Salah satu yang terjadi sebelum Rapture adalah pertobatan besar bangsa Yahudi dan bangsa Arab!
Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur TUHAN. Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu; semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah-Ku sebagai korban yang berkenan kepada-Ku, dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku. ~Yesaya 60:6-7
======================================================
Perhatikan, sebelum terjadi pertobatan bagi kaum Kedar dan Nebayot (keturunan Ismail/bangsa Arab), akan terjadi bahwa unta-unta muda dari Midian dan Efa akan datang. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur TUHAN. Ini adalah pertobatan besar bagi semua “keturunan Abraham”. Haleluya!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...