Sunday, May 29, 2016

TRAGEDI MEI 1998

TRAGEDI MEI 1998

Kerusuhan massal pecah. Dimulai dari acara peringatan sekaligus demonstrasi memprotes tertembaknya mahasiswa Universitas Trisakti di kampus tersebut, sebuah truk dibakar tepat di bawah jembatan layang Grogol. Dalam keterangan saya untuk film independen tentang reformasi yang digarap rekan saya Ekky Imanjaya, saya juga mengemukakan hal itu. Saya yang saat itu menjabat sebagai Pemimpin Redaksi harian bergerak! UI mendapatkan informasi dari rekan-rekan di lapangan bahwa kejadian itu seakan tanda dimulainya kerusuhan.
Para perusuh diindikasi terorganisir. Mereka berbadan tegap, berambut cepak, dan diangkut menggunakan kendaraan -umumnya truk- untuk diturunkan di tempat-tempat tertentu. Keterangan tersebut menurut para saksi yang dikumpulkan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF). Tampak sekali hanya tempat tertentu yang ditargetkan karena di beberapa tempat dari sederetan tempat yang dibakar, ada yang tidak dibakar.
Masih banyak informasi gelap seputar kerusuhan 13-14 Mei 1998 tersebut, namun setidaknya telah ada upaya pengungkapan. Hanya saja para saksi kunci masih saja bungkam mengenainya. Padahal, hampir seluruh saksi kunci masih hidup, kecuali Soeharto. Andai saja mereka mau bicara demi kebenaran sejarah, tentu nasib bangsa ini dan masa depannya akan lebih baik.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...